45 Kepala Sekolah dan Pengawas SMP di Kukar Ikuti Uji Kompetensi Kenaikan Jenjang
POSKOTAKALTIMNEWS.COM,KUKAR- Sebanyak 45 kepala
sekolah dan pengawas Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kutai Kartanegara mengikuti
Uji Kompetensi Kenaikan Jenjang (UKKJ) yang diselenggarakan oleh Dinas
Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kukar, di Hotel Grand Fatma Tenggarong,
Sabtu (18/11/2023).
“Acara UKKJ ini kita selenggarakan mulai 18
November sampai 20 November 2023, dengan jumlah peserta 45 orang terdiri 36
kepala sekolah dan 9 guru pengawas SMP dari 20 kecamatan di Kukar,” kata Kabid
Guru dan Tenaga Kependidikan Disdikbud Kukar, Joko Sampurno usai membuka
kegiatan UKKJ.
Materi yang diujikan menuru penjelasan Joko
Sampurno, terkait dengan teknis kompetensi manajerial, kemudian sosial budaya.
Bagi kepala sekolah maupun guru pengawas yang naik jenjang.
Jenjang dalam hal ini adalah jenjang pertama ahli
muda, kemudian naik ke jenjang madya, lalu jenjang madya naik ke jenjang utama.
"Uji kompetensi ini merupakan angkatan
ketiga dan kami harapkan dapat membantu guru dan kepala sekolah dalam proses
kenaikan pangkat atau jenjang karir." kata Joko Sampurno.
Melalui kenaikan jenjang tersebut diharapkan
kemampuan manajerial kepala sekolah dan pengawas bisa lebih meningkat lagi,
sehingga akan berpengaruh terhadap proses kemajuan pendidikan di Kabupaten
Kutai Kartanegara.
“Kompetensi managerial dan kompetensi
akademik bagi pengawas ini penting. Sehingga pengawas dianggap orang yang
mempunyai kelebihan dari kepala sekolah dan guru. Jadi tanggung jawab
pembinaannya atau kemitraannya di lapangan.”ujar Joko Sampurno.
Joko Sampurno berharap melalui kegiatan UKKJ,
selain sebagai acuan kenaikan jenjang juga menambah wawasan dan pengetahuan
bagi para kepala sekolah dan pengawas tingkat Sekolah Menengah Pertama di
Kukar.
"Harapannya yang pertama proses kenaikan
pangkat bagi guru lancar, dan untuk pengawas lebih melakukan pembinaan terhadap
sekolah-sekolah yang menjadi sasaran binanya. Sehingga tak menimbulkan
permasalahan khususnya di bidang managerial dan akademik di sekolah
tersebut." Pungkas Joko Sampurno.(adv/aan)